Beranda Daerah Gubernur Kalbar Hadiri Pertemuan Alumni STM/SMK Kota Pontianak

Gubernur Kalbar Hadiri Pertemuan Alumni STM/SMK Kota Pontianak

0
4

PONTIANAK –REPUBLIKA TIMES –  Suasana penuh kehangatan dan nostalgia mewarnai pertemuan alumni STM/SMK di Kota Pontianak. Dalam momentum silaturahmi tersebut, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, turut hadir dan menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya menjaga solidaritas alumni sebagai kekuatan sosial dalam membangun daerah.

Kegiatan yang mempertemukan lintas generasi alumni mulai dari STM Transisi, STM Negeri 2 Pontianak hingga SMK Negeri 4 Pontianak ini menjadi ajang mempererat hubungan serta mengenang perjalanan panjang perjuangan pendidikan.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa kembali bersilaturahmi, bertemu dengan teman-teman seperjuangan. Kita saling berbagi cerita, mengenang masa lalu, dan memperkuat kebersamaan,” ujar Norsan.

Solidaritas Alumni Jadi Kekuatan Utama

Dalam sambutannya, Norsan menekankan bahwa kekuatan utama alumni STM/SMK terletak pada kekompakan dan solidaritas yang telah terbangun sejak lama dan dikenal luas di masyarakat.

Ia mengingatkan agar nilai tersebut terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“STM itu dikenal kompak dan solid. Itu sudah terpatri di masyarakat. Jangan sampai hilang. Jaga terus kebersamaan ini, dan teruskan silaturahmi melalui Ikatan Alumni,” tegasnya.

Norsan juga mendorong generasi muda untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dalam organisasi alumni agar hubungan antaralumni tidak terputus oleh waktu.

Peran Alumni dalam Pembangunan DaerahLebih jauh, Norsan mengajak seluruh alumni untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan Kalimantan Barat sesuai dengan bidang dan keahlian masing-masing.

“Kita bangun Kalimantan Barat ini bersama-sama, sesuai kemampuan, profesi, dan bidang kita. Semua punya peran,” ujarnya.

Menurutnya, alumni STM/SMK memiliki potensi besar karena berasal dari berbagai latar belakang keahlian teknis yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan daerah.

IKA Dorong Sinergi dengan PemerintahSementara itu, Ketua Ikatan Alumni (IKA) STM Negeri 2 dan SMK Negeri 4 Pontianak, Ratnawati,S.T menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan menjaga silaturahmi sekaligus memperkuat kontribusi alumni.

“Ini adalah program IKA yang setiap tahun kami laksanakan. Selain silaturahmi, kami juga ingin menjadikan alumni sebagai bagian dari solusi pembangunan daerah,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa IKA tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga ingin berperan aktif dalam berbagai momentum strategis, termasuk kegiatan sosial, pembangunan, hingga partisipasi dalam dinamika daerah seperti Pilkada.

“Kami ingin bersinergi dengan pemerintah daerah. Tapi bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk memberikan kontribusi nyata sesuai kompetensi masing-masing alumni,” tegasnya.

Sejarah Panjang dan Harapan ke DepanIKA STM/SMK Pontianak memiliki sejarah panjang. STM Transisi yang berdiri pada tahun 1974 meluluskan angkatan pertama pada tahun 1977, dan hingga kini terus melahirkan generasi alumni hingga tahun 2025.

Rentang generasi yang panjang ini menjadi modal besar dalam membangun jaringan yang kuat dan berpengaruh.

Ratnawati berharap, ke depan solidaritas dan kontribusi alumni semakin meningkat.

“Kami ingin ke depan lebih baik lagi. Kegiatan seperti ini menjadi motivasi agar silaturahmi dan solidaritas terus terjaga lintas generasi,” ujarnya.

Silaturahmi sebagai Pondasi KekuatanPertemuan ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat jaringan, solidaritas, dan komitmen bersama dalam membangun Kalimantan Barat.

Pesan utama yang mengemuka: kebersamaan alumni bukan sekadar kenangan masa lalu, tetapi kekuatan nyata untuk masa depan.

“Kompak, solid, dan berkontribusi—itulah identitas alumni STM/SMK Pontianak yang harus terus dijaga.”.( imas)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini