Beranda Kota Pontianak Proses Muscab PKB Pontianak Tanpa Voting, Penentuan Ketua DPC Tunggu Keputusan DPP

Proses Muscab PKB Pontianak Tanpa Voting, Penentuan Ketua DPC Tunggu Keputusan DPP

14
0

REPIBLIKA TIMES – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Pontianak berlangsung tanpa mekanisme pemilihan langsung. Hal ini disampaikan oleh Huddin, yang menjelaskan bahwa proses penentuan ketua DPC dilakukan melalui tahapan penjaringan yang sistematis.

Menurutnya, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) telah menjaring lima nama kandidat. Selanjutnya, dibentuk tim khusus untuk menyeleksi dan mengirimkan nama-nama tersebut ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) guna diproses lebih lanjut.

“Ini bukan pemilihan langsung. Nama-nama sudah dijaring oleh DPW, lalu dikirim ke DPP untuk diproses kembali,” ujar Huddin.

Ia menambahkan, setelah tahap awal, para kandidat akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK) yang dilakukan di tingkat DPW. Proses ini menjadi bagian penting sebelum DPP menentukan sosok yang dinilai paling layak memimpin.

Huddin menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara musyawarah, tanpa aklamasi ataupun voting, sehingga diharapkan tidak menimbulkan perpecahan di internal partai.

“Semua dimusyawarahkan, tidak ada yang terluka. Siapapun, dari suku dan agama apapun, punya kesempatan yang sama,” jelasnya.

Ia memperkirakan keputusan ketua DPC PKB Kota Pontianak baru akan diumumkan sekitar Mei atau Juni mendatang, mengingat proses yang masih panjang.

Lebih lanjut, Huddin menyebut bahwa kriteria calon ketua tidak hanya berdasarkan kemampuan internal, tetapi juga harus mampu menjalin komunikasi dengan kepala daerah, partai lain, serta merangkul kader untuk membesarkan partai.

Di tingkat pusat, DPP disebut memiliki tim ahli yang melakukan pemetaan dan pertimbangan strategis sebelum menentukan pilihan. Keputusan yang diambil pun diharapkan mampu mengakomodasi seluruh kepentingan partai di daerah.

Ke depan, PKB Kota Pontianak menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif. Dari lima kursi yang telah diraih, partai menargetkan bisa merebut enam kursi pada pemilu mendatang, sekaligus mengamankan posisi unsur pimpinan DPRD.

Tak hanya itu, PKB juga menargetkan dapat mengusung kadernya dalam kontestasi pemilihan wali kota Pontianak di masa depan.

“PKB adalah masa depan Kota Pontianak,” tegas Huddin. (IMAS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini