Beranda Kubu Raya Optimis Rebut Kursi Pimpinan di 2029, Junaidi dan Hefni Maulana Suarakan Transformasi...

Optimis Rebut Kursi Pimpinan di 2029, Junaidi dan Hefni Maulana Suarakan Transformasi PPP Kubu Raya

0
14
0-2976x3968-1-0-{}-0-24#

REPUBLIKA TIMES – Kubu Raya – Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Kubu Raya menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) IV yang berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 16 hingga 17 Mei 2026.

​Dengan mengusung tema “Transformasi PPP”, kegiatan ini difokuskan untuk merawat persatuan serta memperkuat konsolidasi internal partai. Langkah ini diambil sebagai bentuk persiapan matang dalam menatap kontestasi politik mendatang, baik Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di periode selanjutnya.

​Momentum Awal Menuju 2029

​Dalam kesempatan tersebut, Hefni Maulana, S.Pd., yang juga merupakan Calon Legislatif untuk DPRD Kabupaten Kubu Raya, memberikan penjelasan mengenai rincian agenda dan tema transformasi yang diusung dalam Muscab kali ini.

​Sementara itu, Junaidi, S.Sos., politisi senior dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sekaligus Ketua DPC PPP Kubu Raya, menyatakan bahwa Muscab IV ini merupakan momentum yang sangat baik dan menjadi titik awal perjuangan partai menuju Pemilu 2029. Pihaknya optimis untuk menjemput kembali kemenangan dan merebut kursi legislatif yang pernah berjaya di Kabupaten Kubu Raya.

​”Target kita tentu minimal bisa mengembalikan satu fraksi, yaitu empat kursi. Syukur-syukur bisa kembali seperti dulu menjadi pimpinan,” ujar Junaidi, S.Sos.

​Terkait dengan pemilihan formatur kepengurusan yang baru, ia menjelaskan bahwa mekanisme sepenuhnya diserahkan dan ditentukan oleh pihak wilayah serta pusat. Saat ini, beberapa kader potensial sedang dalam proses penggodokan di internal DPC.

​Pesan Solidaritas: PPP Kubu Raya Tetap Satu

​Menanggapi isu atau rumor yang beredar mengenai keretakan di tubuh partai, Junaidi, S.Sos. dengan tegas membantah hal tersebut. Ia menyatakan bahwa PPP secara hukum di bawah SK Kemenkumham tetap satu dan solid.

​”Sebenarnya PPP tidak pecah. PPP itu berdasarkan SK Kemenkumham tetap satu. Kalau ada pihak-ihak yang tidak puas, itu hal yang biasa. Namun dalam partai atau organisasi, kita punya mekanisme, AD/ART, dan PO. Di Kubu Raya, PPP tetap satu dan solid,” tegasnya.

​Di akhir kesempatan, ia memberikan pesan mendalam kepada seluruh kader untuk saling bergandengan tangan, bersatu, dan bekerja sama demi kemajuan partai, serta menghindari konflik internal yang saling menjatuhkan. Untuk menjemput kemenangan, seluruh elemen partai harus kompak dan memastikan keberadaan partai tetap memberikan manfaat bagi masyarakat. “Pungkasnya (Imas)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini