PONTIANAK – REPUBLIKA TIMES – Direktur Lalu Lintas Polda Kalbar, Kombes Pol. Valentinus Asmoro, S.I.K., M.H., memberikan penjelasan terkait upaya pengamanan dan pencegahan kecelakaan lalu lintas, seusai kegiatan Apel Gelar Pasukan “Lilin Kapuas 2025”.
Menurut Kombes Pol. Valentinus, setiap kabupaten/kota memiliki titik-titik rawan kecelakaan, salah satunya adalah jalur Pontianak menuju Singkawang yang minim penerangan jalan.
“Saat libur sekolah, volume kendaraan yang mengarah ke Singkawang meningkat. Lokasi tanpa lampu penerangan menjadi rawan kecelakaan,” ujarnya usai apel pengamanan nataru di halaman Polda Kalbar, Jumat sore (19/12).
Selain itu, ada beberapa jembatan yang saat ini sedang dalam proses perbaikan antara Pontianak dan Singkawang.
Meski demikian, pihak kepolisian memastikan rambu-rambu peringatan dipasang untuk mengingatkan pengendara agar lebih berhati-hati.
Kombes Pol. Valentinus menekankan bahwa upaya menekan angka kecelakaan tidak bisa dilakukan sendiri oleh kepolisian. Kesadaran masyarakat dalam tertib lalu lintas menjadi faktor utama. “Kalau masyarakat tertib, pelanggaran berkurang, dan otomatis kecelakaan juga menurun,” jelasnya.
Polda Kalbar juga memperbaiki fasilitas jalan dan menyiapkan pos-pos pelayanan. Di Kota Pontianak, terdapat tujuh pos pelayanan yang dikelola Polresta di titik-titik strategis, termasuk di persimpangan penting dan daerah rawan pelanggaran. Setiap pos dilengkapi informasi mengenai lokasi rawan kecelakaan.
“Semua fasilitas jalan, termasuk marka, lampu penerangan, dan rambu, akan terus dilengkapi. Dengan demikian, pelanggaran dapat diminimalisir dan keselamatan masyarakat lebih terjamin,” tambah Kombes Pol. Valentinus.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Polda Kalbar dalam memastikan keamanan lalu lintas, terutama pada periode libur dan perayaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026.(imas)






















