REPUBLIKA TIMES – PONTIANAK – Rangkaian kegiatan Persaudaraan Sambas Serantau (PASS) 2025 berjalan sukses dan penuh kebersamaan. Ketua Panitia, H. Edy Zaidar, SE, menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang membuat seluruh agenda berlangsung lancar.
“Alhamdulillahirobbilalamin, puji syukur kepada Allah Ta’ala, kegiatan dari pembukaan hingga penutupan berjalan lancar, damai, dan penuh kebersamaan,” ungkap Edy Zaidar.
PASS 2025 diisi dengan beragam agenda, mulai dari ziarah makam tokoh Sambas di Pontianak, temu salok, Milad ke-4 PASS, hingga senam pagi dan jalan sehat. Kegiatan tersebut menjadi wadah mempererat silaturahmi serta memperkuat identitas masyarakat Sambas di perantauan.
Dalam sambutannya, Edy Zaidar menekankan pentingnya persatuan dan peran aktif masyarakat Sambas dalam pembangunan daerah. “PASS ini bukan sekedar berkumpul, tapi wadah strategi yang mempersatukan kebersamaan. Kita ingin masyarakat Sambas tetap kompak demi kemajuan Kabupaten Sambas dan Kalimantan Barat,” tegasnya.
Acara puncak PASS di Pendopo Gubernur Kalbar, Sabtu (6/9), turut dihadiri Gubernur Kalbar H. Ria Norsan, Wakil Ketua DPRD Kalbar, Wakil Bupati Sambas, Wakil Bupati Bengkayang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan urang Sambas dari berbagai daerah.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Ria Norsan juga mendorong kekompakan warga Sambas agar mampu lebih berperan dalam pembangunan. “Urang Sambas harus kompak. Mari kita bangun Sambas. Kalau bukan sekarang, kapan lagi. Mudah-mudahan Sambas semakin maju dan terdepan,” ucapnya.
Anggota DPRD Kalbar, Zulfydar Zaidar Mochtar, SE, menambahkan bahwa PASS menjadi momentum strategis untuk memperkuat identitas serta daya saing produk lokal Sambas. “Dengan kekompakan dan pemanfaatan teknologi, produk Sambas bisa menembus pasar luar negeri dan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, ST, MT, turut memberikan dukungan dengan menegaskan komitmen Pemkab Sambas untuk bersinergi dengan pemerintah provinsi dan masyarakat.
Ketua Panitia Edy Zaidar menutup kegiatan dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, termasuk Gubernur Kalbar, Wali Kota Pontianak, Bupati Sambas, Bupati Bengkayang, Wali Kota Singkawang, hingga tokoh masyarakat dan warga.
Dengan berakhirnya PASS 2025, semangat silaturahmi, kebersamaan, dan gotong royong diharapkan terus terjaga, serta menjadi motivasi untuk melaksanakan kegiatan yang lebih besar dan bermanfaat di masa mendatang





















