Beranda Kota Pontianak Kalbar Bernada, Umat Bergembira — Pesparani Pertama Bikin Semangat Naik Oktaf!

Kalbar Bernada, Umat Bergembira — Pesparani Pertama Bikin Semangat Naik Oktaf!

17
0

REPUBLIKA TIMES – PONTIANAK – Persiapan panjang selama dua bulan akhirnya membuahkan hasil. Panitia Penyelenggara Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (Pesparani) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat resmi menggelar kegiatan perdana ini dengan penuh semangat dan dukungan luas dari berbagai pihak.

Ketua Panitia Pesparani Kalbar, Yohanes Budiman, menjelaskan bahwa sejak rapat pertama hingga pelaksanaan pada hari ini, seluruh panitia telah bekerja keras menyiapkan setiap aspek acara dengan segala keterbatasan yang ada, baik dari segi waktu maupun pendanaan.

“Kalau kita hitung dari persiapan awal, kurang lebih dua bulan. Dimulai dari rapat pertama sampai akhirnya pelaksanaan hari ini. Ini merupakan Pesparani pertama di tingkat Provinsi Kalimantan Barat, dan walaupun dengan keterbatasan dana, kami tetap berkomitmen untuk melaksanakannya,” ujar Yohanes Budiman.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi umat Katolik di Kalbar, sekaligus ajang untuk menjaring peserta terbaik dari kabupaten dan kota yang akan mewakili provinsi pada Pesparani Nasional mendatang.

“Para pemenang di ajang ini akan mendapatkan Golden Ticket untuk mewakili Kalimantan Barat di tingkat nasional. Jadi, ini bukan sekadar lomba, tetapi bagian dari proses pembinaan dan pemantapan talenta umat Katolik di daerah,” tambahnya.

Meski digelar dengan keterbatasan, panitia tetap mampu menyelenggarakan sejumlah cabang lomba utama, di antaranya Paduan Suara Dewasa Campuran, Mazmur, Bertutur Kitab Suci, dan Cerdas Cermat Alkitab, yang keseluruhannya terbagi dalam delapan kategori lomba.

Pesparani Provinsi Kalbar ini mendapat dukungan luar biasa dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, para bupati dan wali kota, serta unsur Forkopimda. Sebanyak 11 dari 12 kabupaten/kota turut berpartisipasi dalam kegiatan ini — kecuali Kabupaten Kayong Utara, Kota Pontianak, dan Kota Singkawang yang kali ini belum sempat mengirimkan delegasi.

Lebih lanjut, Yohanes Budiman menegaskan bahwa tema besar Pesparani kali ini menekankan pada pembangunan iman, kebersamaan, dan partisipasi umat Katolik sebagai warga negara yang aktif mendukung pembangunan daerah, baik secara fisik maupun spiritual.

“Seperti yang disampaikan Bapak Gubernur tadi, pembangunan bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Melalui Pesparani ini, kita ingin menunjukkan bahwa umat Katolik Kalimantan Barat juga berkontribusi nyata dalam memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini