REPUBLIKA TIMES – PONTIANAK — Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Tangan 2025, kategori indoor dan beach, secara resmi dibuka di GOR Terpadu Kalimantan Barat pada Kamis (23/10). Acara pembukaan diwakili oleh Asisten Deputi Sarana dan Prasarana dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora).
Dalam sambutannya, pihak Kemenpora menegaskan bahwa Kejurnas ini bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan juga menjadi tolok ukur dan ajang penjaringan atlet terbaik yang nantinya akan mewakili Indonesia di ajang internasional seperti SEA Games, Asian Games, dan bahkan Olimpiade.
Sementara itu, Zulfidar Zaidar, Ketua Umum Persatuan Bola Tangan Indonesia (PB ABTI) menyampaikan harapannya agar seluruh pengurus di daerah bisa bersinergi dan mendukung agar cabang olahraga bola tangan bisa menembus ke jenjang internasional. Ia menegaskan bahwa Kejurnas ini menjadi langkah awal menuju kejuaraan dunia yang akan digelar di Senegal untuk nomor beach youth.
Berlangsung dari 23 hingga 30 Oktober 2025, Kejurnas ini diikuti oleh enam provinsi yakni Kalimantan Barat (tuan rumah), DKI Jakarta, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
PB ABTI juga berharap di tahun 2026 nanti pemerintah bisa memfasilitasi pelatihan wasit, tim pelatih dan tim teknis karena ke depan semua akan mengarah ke sistem sertifikasi.
Kalangan penyelenggara berharap acara ini tak hanya meningkatkan prestasi olahraga bola tangan di Indonesia, tetapi juga memberi dampak positif bagi ekonomi lokal, khususnya bagi UMKM di Kalimantan Barat.





















